Sabtu, 5 April 2025

Social Share

Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » , , , , » Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto Pastikan Periksa Kepala Biro Humas, Kasatpol PP dan Oknum Protokoler Pemprov Riau.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto Pastikan Periksa Kepala Biro Humas, Kasatpol PP dan Oknum Protokoler Pemprov Riau.

Posted by Lintas Patroli on Senin, 18 April 2016

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto Pastikan Periksa Kepala Biro Humas, Kasatpol PP dan Oknum Protokoler Pemprov Riau.




























Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto

PEKANBARU Info Patroli - Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto memastikan pemeriksaan dua orang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) serta satu pegawai honorer di lingkup Pemerintahan Provinsi Riau akan dilakukan Rabu (20/4/2016).

Kasus pemukulan terhadap mahasiswa UNRI pada rapat koordinasi KPK dengan Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan walikota/bupati serta SKPD di Riau, Rabu lalu terus bergulir.

"Hari ini  surat pemanggilan penetapan tersangka telah dikirimkan . Hari Rabu (20/4/2016) akan diperiksa, " terang Bimo, Senin (18/4/2016).
Bimo memastikan yakni Kepala Biro Humas, Kasatpol PP dan Oknum Protokoler.
ujar Bimo pada wartawan.

"Dua orang ASN adalah Kabiro Humas Pemprov Riau, Kasatpol PP serta satu pegawai honorer yang merupakan protokoler, " terang Bimo.

Seperti diberitakan, mahasiswa Universitas Riau bereaksi setelah tiga rekan mereka menjadi korban pemukulan di Gedung Daerah Provinsi Riau pada Rabu (13/4/2016).

Pada hari tersebut, KPK tengah melakukan supervisi yang dihadiri Plt Gubenur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan walikota/bupati serta SKPD se -Riau.

Ditengah acara, tiga orang mahasiswa berencana membentang spanduk yang bersi aspirasi mafia migas.

Namun belum sempat spanduk dibentang, humas dan protokoler mengamankan tiga mahasiswa tersebut.

Disinilah kemudian insiden pemukulan tersebut terjadi. Di ruangan gedung, tiga orang mahasiswa dipukul dan ditendang.

Mahasiswa juga melaporkan tiga oknum ASN tersebut ke Polresta Pekanbaru.

Pasca insiden, mahasiswa bergejolak, gelombang demonstrasi memprotes peristiwa tersebut.
Sampai akhirnya, Jum'at (16/4/2016) Plt Gubenur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menemui dua ribuan mahasiswa yang menduduki kantor gubenur riau.


Dalam pernyataannya, gubernur siap menonaktifkan tiga oknum bawahanya serta membentuk tim investigasi terkait aksi kekerasan tersebut.

Mahasiswa Korban Pemukulan Melapor ke Polresta Pekanbaru





















BEM Universitas Riau melaporkan pemukulan di Polresta Pekanbaru.

Kelompok mahasiswa dari BEM Universitas Riau melaporkan pemukulan yang dilakukan oleh pihak Satpol PP Kota Pekanbaru maupun anggota pengaman lainnya saat menghadiri Rapat Koordinasi KPK dengan seluruh stakeholder di Riau pada Rabu (13/4/2016).

Dalam insiden tersebut, Muhammad Fauzi (22) dan Triandi (22) menjadi korban pemukulan saat hendak membentangkan spanduk protes di Balai Srindit kompleks kediaman Gubernur Riau.

Disampaikan oleh seorang korban pemukulan bernama Muhammad Fauzi, kronologis pemukulan terjadi ketika pihaknya hendak membentangkan spanduk protes terhadap situasi Riau kepada petinggi KPK yang hadir.

 Ia menyebut, momen tersebut pas dikarenakan beberapa pejabat teras dari sejumlah pihak.

‎"Kami malah dipukuli ketika hendak menyampaikan aspirasi di kediaman pimpinan kepala daerah Riau. Kami menuntut keadilan," ungkapnya di Polresta Pekanbaru.

"Untuk itu, kami ingin melapor ke Polresta, agar insiden tersebut bisa diproses secara hukum," kata Fauzi. 
 Puncaknya, Jum'at lalu, Plt Gubernur Riau menemui ribuan mahasiswa yang telah menduduki kantor gubernur.

Dalam amarnya,gubernur siap menonaktifkan ketiga oknum bawahannya dan membentuk tim investigasi pada aksi kekerasan tersebut.


SHARE :
CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 Lintas Patroli. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger